Slideshow CK

Seminar Enterpreneurship "HARI GINI JADI KARYAWAN" Sabtu,10 Oktober 2015
Pengurus IKA-Bumiputera berAudensi dengan Direktur SDM AJB Bumiputera 1912 Bapak Prasetya M Brata
Seminar Nasional 2012 & Reuni Akbar IKA-Bumiputera. Pembicara Dr. (Hc) Muhammad Jusuf Kalla
Seminar Nasional 2012 & Reuni Akbar IKA-Bumiputera. Pembicara Dr. (Hc) Muhammad Jusuf Kalla

Articles

Seluruh Pimpinan dan Pengurus Ikatan Alumni STIE Dharma Bumiputera (IKA-Bumiputera) mengucapkan

" Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435H. Mohon Maaf lahir dan Batin... "

 

SEMINAR NASIONAL & MUNAS IKA-BUMIPUTERA


Seminar Nasional menghadirkan pembicara utama, yaitu:

  1. Bapak DR. Rizal Ramli (Mantan Menteri Keuangan dan Menko Ekuin Kabinet Gusdur)
  2. Bapak Binhadi (Komisaris Utama AJB Bumiputera 1912)

 Tema:

"PERANAN EKONOMI KERAKYATAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI NASIONAL MENGHADAPI ERA PASAR BEBAS ASEAN 2015"

Peserta kurang lebih 500 orang

  1. Alumni Ika- Bumiputera  S1 & S2
  2. Mahasiswa STIE Bumiputera S1 & S2 (Wajib)
  3. Tamu undangan Pejabat AJB Bumiputera 1912 (Eselon/G5-8)
  4. Tamu undangan Pengurus Alumni se-jabodetabek
  5. Umum

Waktu & Tempat:

26 April 2014, Pukul 09.00 s/d Selesai

Gedung STIE Dharma Bumiputera 

Jl. Warung Jati Barat No. 41 (Warung Buncit) 

Jakarta Selatan 12760  

 Contact:

Herlina/ Tommy (021-7985965)

Agos parera (0813 3873 8356)

 

 

 

Profile Bapak Dr. Rizal Ramli 

Nama Lengkap : Rizal Ramli

Agama : Islam

Tempat Lahir : Padang

Tanggal Lahir : Minggu, 10 Mei 1953

Zodiac : Taurus

Warga Negara : Indonesia

Istri : Marijani

BIOGRAFI

Dikenal sebagai orang yang tak suka pada penindasan, nama Rizal Ramli adalah nama salah satu politikus yang sempat merasakan hawa hotel prodeo lantaran ia menentang terpilihnya kembali Soeharto sebagai presiden berkuasa pada rezim Orde Baru. Lahir di Padang, 10 Mei 1953, Rizal Ramli meniti karir di bidang politik bermula dari kegemarannya dalam berorganisasi sejak duduk di bangku kuliah. Kecintaannya terhadap organisasi bahkan ia kembangkan dengan melahirkan organisasi yang didominasi oleh para ekonom dalam menanggapi kebijakan-kebijakan ekonomi yang dibuat pemerintah Orde Baru.

ECONIT Advisory Group adalah nama organisasi ekonom yang didirikan Rizal bersama dengan ekonom lain seperti Laksamana Sukardi. Organisasi tersebut terkenal dengan organisasi yang sering mengkritisi perekonomian pemerintahan Oerde Baru.

Pekerjaan yang mudah didongkrak dan menghasilkan pertumbuhan yang drastis membuktikan bahwa kinerja Rizal tidak bisa dianggap main-main. Berani, cepat, dan tanggap adalah ungkapan simbolis bagi sosok suami dari mendiang Marijani ini. Bahkan, tak segan-segan, saat Gus Dur menjabat sebagai presiden menggantikan BJ Habibie, lulusan Boston University ini lantas ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selama hampir satu tahun sebelum akhirnya diserahi tanggungjawab sebagai Menteri Keuangan menggantikan Prijadi Praptosuhardjo.

Saat menjabat sebagai Menteri Perekonomian, Rizal juga menduduki jabatan penting di beberapa perusahaan. Kinerjanya dinilai menguntungkan banyak pihak lantaran geliat semangatnya mampu mempengaruhi pemasukan devisa negara, terbukti dengan adanya kenaikan pada nilai ekspor Indonesia hingga mencapai 27%. Tak hanya itu, saat menjadi Kabulog, ia juga berhasil membawa keuntungan bagi Bulog meski ia hanya memimpin selama 15 bulan. Selama menjadi Kabulog, Rizal berhasil memberikan terobosan baru yang seketika mendongkrak nilai perekonomian Bulog hanya dalam kurun waktu enam bulan. Di bawah tangan dinginnya, ia membuat Bulog menjadi sebuah instansi yang lebih transparan dan accountable, misalnya dengan penghapusan rekening off-budget menjadi on-budget yang mengakibatkan angka surplus yang cukup tinggi bagi Bulog. Jelas saja itu merupakan suatu prestasi setelah krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1998.

Mei 2001, saat mantan dosen Program Magister Manajemen Fakultas Pasca Sarjana UI menjabat sebagai Menteri Perekonomian ini juga membuat terobosan lain dengan mendorong penghapusan cross-ownership dan cross-management antara PT Telkom dan PT Indosat. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetisi dan mendorong kedua operator telekomunikasi nasional tersebut menjadi full service operators. Lewat terobosannya tersebut, banyak pihak menilai bahwa langkah yang dilakukan Rizal adalah langkah yang tepat sehingga dapat memberikan keuntungan bagi negara.

Masih mempunyai semangat yang membara demi kesejahteraan rakyat, pada 1 Mei lalu Rizal turut serta dalam demo buruh yang meluber ke jalanan Saat itu, ia menyatakan bahwa aksi demo para buruh ini menunjukkan tersumbatnya saluran aspirasi rakyat ke pemerintahan, sehingga terjadilah demo yang kini meluber ke pusat kekuasaan dan wilayah publik. Lebih lanjut, Rizal menambahkan bahwa demo ini menuntut jaminan sosial segera direalisasi, penghapusan outsourcing serta dicabutnya Peraturan Kemenakertrans nomor 17 tahun 2005 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak. Menurutnya, Indonesia hingga kini tidak ada bedanya dengan masa lalu, masih saja neolib dalam mengeluarkan kebijakan yang selalu menguntungkan kapitalis, sekaligus menginjak nasib rakyat dan buruh.

PENDIDIKAN
  • S-1 Jurusan Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung.
  • Doktor Ekonomi Boston University (1990)
KARIR
  • Presiden Komisaris PT Semen Gresik Tbk, 2006-2008
  • Menteri Keuangan Republik Indonesia, 2001
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian republik Indonesia, 2000-2001
  • Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog), 2000
  • Dosen Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia\

Sumber: http://profil.merdeka.com/indonesia/r/rizal-ramli/

 

Profile Bapak Binhadi

Lahir di Kebumen, 25 Februari 1936. Sarjana Administrasi Niaga Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Ia mengawali karir di Bank Indonesia sejak pada sejak 1957. Sejak tahun 1983 hingga 1993 menjabat sebagai Anggota Direksi Bank Indonesia (sebutan sekarang Deputi Gubernur).

 

Pada tahun 1993 hingga 2004 Binhadi menjabat sebagai President Direktur sekaligus penasehat pada Niaga Management Company. Masih dalam periode yang sama, ia menjabat sebagai President Komisaris PT.Asuransi Niaga Cigna Life (1994-1999). Ia juga menjabat sebagai Ketua Merger Committee dan Komisaris Utama PT.Bank Mandiri, ia juga dipercaya sebagai direktur utama Dana Pensiun Bank Indonesia (2009-2012).

 

Binhadi merangkap beberapa jabatan sebagai komisaris utama, komisaris atau penasehat pada 20 perusahaan sejak 1972 hingga sekarang.

 

Binhadi aktif di KNKG sebagai Wakil Ketua Sub Komite Corporate, sebagai ketua dan anggota Penyusunan Pedoman-pedoman GCG sejak tahun 2004. Sebagai anggota Komite Audit dan angota Komite Pemantau Risiko pada CIMB Niaga.

 

Sejak tahun 2004 hingga saat ini, Binhadi aktif di KNKG baik sebagai Anggota dan Wakil Ketua Sub Komite Corporate ataupun sebagai Ketua, Wakil Ketua atau Anggota Penyusunan Pedoman-Pedoman GCG.

 

Ia juga aktif di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2010 hingga saat ini sebagai anggota Komite Etik, anggota Tim Fit and Proper Test baik untuk Dana Pensiun, perusahaan asuransi dan reasuransi. Dan, sejak tahun 2010 itu puka, ia juga aktif di LPPI sebagai Honorably Faculty. Pada 1 Oktober 2013 Binhadi menjabat sebagai Komisaris Utama Bumiputera.***

 

Sumber:http://www.bumiputera.com/listboard/board/our_company/board_of_commissioners___directors/0/4/5/1 

Selamat kepada STIE Dharma Bumiputera yang telah berhasil menjadi Peringkat ke-2 PTS Unggulan Kopertis Wilayah III Jakarta dengan Kategori Pengembangan Dosen.